Thursday, February 18, 2016

Tokoh-Tokoh Penemu



1. Penemu Listrik - Michael Faraday


 

- Saat ini listrik sudah merupakan kebutuhan paling penting bagi umat manusia. Dengan listrik segala aktifitas manusia dapat dengan mudah dilakukan. Listrik merupakan salah satu energi yang bisa dikatakan menguasai hajat hidup orang banyak karena manfaatnya yang sangat penting. Penemu listrik adalah Michael Faraday dan berkat penemuannya tersebut, ia kemudian dijuluki sebagai 'Bapak Listrik'. Michael Faraday dikenal sebagai ilmuwan yang banyak mempelajari berbagai hal. Namun pria yang lahir pada tanggal 22 September 1971 di Inggris ini lebih banyak memberi perhatian pada bidang elektromagnetisme dan elektrokimia.


Sejarah Penemuan Listrik oleh Maichael Faraday
Sebenarnya kelistrikan sudah menjadi sebuah fenomena sejak zaman Yunani kuno, hal ini diketahui ketika seorang cendekiawan Yunani bernama Thales menemukan sebuah fenomena unik ketika batu ambar yang digosok-gosok ternyata mampu menarik sehelai bulu. Hal ini kemudian ia tuliskan dalam catatannya. Dari hal inilah yang kemudian memunculkan banyak teori-teori tentang kelistrikan yang banyak dikemukakan oleh para ilmuwan seperti Ampere, Faraday, Coulomb dan Joseph Priestley. Diantara nam-nama tersebut, Michael Faraday mempunyai kontribusi paling besar mengenai kelistrikan dan elektromagnetik.

Terkenalnya nama Michael Faraday sebagai 'Bapak Listrik' bermula ketika ia membuat sebuah ekperimennya yang pertama kali dengan menggunakan 7 uang logam yang kemudian ia tumpuk  dengan 7 lembaran seng serta 6 lembar kertas yang dibasahi air garam. Hal ini ia lakukan mengikuti konstruksi tupukan Volta ketika menemukan beterai pertama kali. Dari ekperimen faraday ini kemudian menguraikan magnesium sulfat.

Selanjutnya, du tahun 1821, Christian Orsted mempublikasikan sebuah jurnal mengenai fenomena elktromagnetisme. Dari hal itu kemudian membuat Faraday mencoba melakukan riset lanjutan dari publikasi Orsted. Faraday kemudian membuat sebuah alat yang kemudian dapat menghasilakan sebuah 'Rotasi Elektromagnetik' yang merupaka cikal bakal ditemukannya listrik oleh Faraday.

Alat yang Faraday ciptakan bernama Homopolar Motor. Dalam alat yang diciptakan Faraday ini terjadi sebuah gerakan berputar terus-menerus, gerakan ini ditimbulkan dari gaya lingkaran magnet yang mengelilingi kawat yang panjang hingga kedalam larutan merkuri dan didalam larutan tersebut sudah terdapat magnet. Sehingga kawat akan terus berputar jika dialiri listrik yang berasal dari sebuah baterai. Penemuan Faraday inilah yang kemudian menjadi sebuah dasar dari Teknologi Elektromagnetik saat ini. Dari percobaan itu ia menemukan sebuah motor listrik pertama di dunia yang menggunakan listrik sebagai tenama penggeraknya.



Puncak penemuan medan listrik oleh Faraday ketika ia membuat melakukan percobaan dengan melilitkan dua kumparan kawat yang terpisah dan ia kemudian menemukan apa yang dikenal dengan nama induksi timbal balik, magnet dilewati potongan kawat, maka aliran listrik masuk ke kawat, yang kemudian magnetnya berjalan. Dari sini ia kemudian membuat sebuah kesimpulan bahwa 'Perubahan pada medan magnet dapat menghasilkan medan listrik'. James Clerk Maxmel kemudian membuat rumus matematikanya dan kemudian dikenal dengan nama Hukum Faraday.

Kecemerlangan Faraday dalam membuat penemuan-penemuan besar tidak lepas dari sosok bernama Humphry Davy yang merupakan mentornya yang membimbing Michael Faraday di laboratoriumnya. Ia juga mengajak Faraday keliling Eropa untuk menambah pengetahuan mereka baik itu secara tekis maupun teoritis. Dibawah bimbingan Davy Michael Faraday banyak membuat sebuah penemuan-penemuan baru yang berguna bagi manusia dibididang kelistrikan. Michael Faraday sendiri wafat pada tanggal 25 Agustus 1867. Untuk mengenang jasa-jasanya dibidang kelistrikan, namanya kemudian diabadikan dalam sebuah satuan dalam ilmu fisika yaitu satuan kapasistansi dengan simbol (F) atau Faraday.

2. Penemu Lampu Pijar - Thomas Alva Edison


Thomas Alva Edison merupakan salah satu ilmuwan paling terkenal dan juga tercatat sebagai penemu lampu pijar. Cuma tiga tahun dia peroleh pendidikan formal, sesudah itu disepak keluar sekolah karena si guru menganggap anak ini dungu luar biasa. Ciptaan pertamanya, perekam suara elektronik dibikinnya tatkala umurnya dua puluh satu tahun. Hasil karyanya itu tidak dijualnya. Sesudah itu dia menekuni pembikinan peralatan yang diharapnya bisa laku terjual di pasar, tak lama sesudah dia berhasil membikin perekam suara elektronik, dia menemukan dan menyempurnakan mesin telegram yang secara otomatis mencetak huruf, yang dijualnya seharga 40.000 dolar, suatu jumlah besar pada saat itu. Sehabis itu, bagaikan antri dia menemukan hasil karya baru dan dalam tempo singkat.

Pada Tahun 1879 Thomas Alva edison berhasil menciptakan lampu pijar, yang menjadikan namanya di kenang sepanjang sejarah. Edison bukan orang pertama yang menciptakan sistem penerangan listrik. Beberapa tahun sebelumnya lampu bersinarkan arus listrik telah digunakan buat penerangan lampu jalan di Paris. Tetapi, bola pijar Edison berikut sistem pembagian tenaga listrik yang dikembangkannya memungkinkan adanya penerangan listrik yang praktis untuk di rumah. Tahun 1882, perusahaannya mulai memproduksi listrik untuk rumah-rumah di New York, dan dalam tempo singkat sudah tersebar ke seluruh dunia.


Dengan berdirinya perusahaan listrik pertama untuk penerangan rumah-rumah, Edison berarti sudah meletakkan dasar bagi perkembangan industri besar. Penggunaan tenaga listrik bukan cuma buat penerangan tetapi untuk seluruh aspek kebutuhan rumah tangga, mulai dari televisi hingga mesin cuci. Lebih jauh lagi, kegunaan tenaga listrik lewat distribusi jaringan-jaringan yang didirikan Edison dengan sendirinya mendorong penggunaan listrik untuk sektor industri.

Edison juga memberi sumbangan besar luar biasa buat perkembangan kamera perfilman serta proyektor. Dia membuat penyempurnaan penting pertilponan (karbon transmiternya meningkatkan kejelasan pendengaran), penyempurnaan di bidang telegram, dan mesin tik. Diantara penemuan lainnya antara lain mesin dikte, mesin kopi dan tempat penyimpanan yang digerakkan baterei. Boleh dibilang, Edison merancang lebih dari 1000 penemuan, suatu jumlah yang betul-betul tak masuk akal.

Bahkan dalam salah satu biografinya disebutkan bahwa Edison berhasil menemukan lampu pijar setelah mengalami kegagalan 999 kali, artinya baru penelitian yang ke 1000 kali Edison menemukan lampu listrik. Sungguh keuletan yang luar biasa. Kalau saja Edison frustasi dan memberhentikan percobaan penelitiannya ketika mengalamai kegagalan yang je 999 kali, entah seperti apa bentuk penerangan sekarang.
Saya tidak gagal, saya hanya menemukan 1000 cara yang tidak berhasil untuk menyalakan lampu pijarku - Thomas Alva Edison


Penemu Mesin Jahit - Elias Howe



3. Profil Penemu Mesin Jahit


Elias Howe dilahirkan di Kota Spencer, diwilayah Massachusetts, Amerika Serika pada tanggal 9 Juli 1819. Masa kecilnya dilaluinya dengan membantu ayahnya dalam hal bertani. Elias Howe mempunyai fisik yang lemah dan juga sering jatuh sakit namun ia terkenal akan minat belajarnya yang kuat dibidang mesin. Oleh sebab itu ia tidak berminat mengembangkan pengetahuan lainnya melalui bangku sekolah ketika itu.

Karena memiliki pengetahuan tentang mesin, ia diterima untuk bekerja di salah satu pabrik tekstil dikota Spencer di usia 16 tahun sebagai pekerja magang. Di pabrik tekstil tersebut, minat dan bakatnya berkembang dengan pesat selain itu ia juga bekerja di pabrik mesin kapas di kota lowell dalam wilayah Massachusetts untuk meningkatkan pengetahuannya dibidang mesin. Dari pabik tersebut ia kemudian pindah kerja di pabrik arloji do kota boston kemudian ke pabrik isntumen ilmiah dikota Cambridge. Tujuannya agar pengetahuannya mengenai mesin amat dalam. Dikota Cambridge lah kemudian ia mengenal istilah Mesin jahit dari majikannya.

Ide penemuan mesin jahit Elias Howe muncul ketika ia sedang mengamati istrinya. Elias Howe berpikir mengenai sebuah alat yang dapat meniru gerakan dari tangan dan lengan ketika orang sedang menjahit. Dia terus memikirkan ide bagaimana hal tersebut bisa terjadi hingga elias Howe kemudian tertidur pulas dan pemikiran mengenai ide mesin jahit itu terbawa hingga mimpinya. Dalam mimpinya ia melihat dirinya ditusuk menggunakan tombak oleh seorang kanibal dimana ujung tombak kanibal tersebut dijadikan sebuah inspirasi dalam menciptakan bentuk jarum dari mesin ciptaannya.

Dari situ, ia kemudian menyalurkan idenya untuk membuat mesin jahit ciptaanya. Dibutuhkan waktu selama lima tahun bekerja keras untuk mewujudkan mimpinya tersebut. Namun apa yang terjadi? Mesin jahit pertamanya gagal sebab tidak sesuai dengan yang ia harapkan. karena alatnya meniukan gerakan manusia ketika menjahit yaitu lubang dari benang berada dipangkal jarum buka di ujung jarum seperti saat ini. Hingga kemudian musibah menimpanya ketika bengkelnya hangus terbakar dan menghanguskan mesin jahit pertama ciptaan Elias Howe. Namun dari peristiwa ini ia tidak putus asa. Kemudian ditahun 1844, Mesin jahit buatannya yang kedua berhasil membuat lubang jarum tersebut berada diujung jarum seperti yang kita lihat sekarang ini. Mesin jahi buatannya ini mampu menjahit 250 jengkal permenit. Ujicoba dilakukan dengan bertanding menjahit melawan lima orang gadis yang menjahit dengan menggunakan tangan..


Ketika ia menjual mesin jahit temuannya, tidak ada yang mau membelinya di Wilayah Amerika Serikat sebab terlihat cukup rumit. Ia kemudian mematenkan mesinhasil temuannya dan kemudian menjualnya ke Inggris dan dibeli oleh orang bernama William Thomas. Di Inggris, Elias Howe bekerja dengan Willaim Thomas namun gaji yang ia dapatkan sangat minim serta banyak merasakan ketidakadilan. Hingga ia kemudian pulang ke Amerika Serikat tak lama setelah itu, Istrinya meninggal dunia.

Perang Hak Paten Atas Mesin Jahit Temuan Elias Howe
Sejak ditemukannya mesin jahit oleh Elias Howe, banyak pengusaha yang mencuri ide mesin jahit buatan Elias Howe salah satunya pengusaha bernama Isaac M. Singer. Elias Howe kemudian berjuang mendapatkan hak paten atas mesin ciptaanya dan dipengadilan, ia berhasil mendapatkan apa yang ia perjuangankan. Sejak tahun 1867, Elias Howe mendapatkan royalti atas penjualan dari mesin jahit temuannya. Hingga ia menjadi seorang jutawan dari mesin ciptaanya tersebut dan membuat pabrik yang memproduksi mesin jahit bernama Howe Machine Company di kota Bridgeport. Untuk rsetiap mesin jahit yang ia buat, ia menetapkan royalti sebesar 5 dollar dan 1 dollar diluar wilayah Amerika Serikat. Elias Howe kemudian meninggal pada tanggal 3 Oktober 1867 saat perang saudara di Amerika Terjadi. Mesin Jahit temuannya kemudian terus menerus berkembang hingga saat ini dan banyak digunakan oleh orang-orang diseluruh dunia. Dan dunia kemudian mengenal Elias Howe sebagai Penemu Mesin Jahit yang amat berguna. 



4. Penemu Baterai - Alessandro Volta



Alessandro Giuseppe Antonio Anastasio Volta atau Alessandro Volta Tercatat sebagai Penemu Baterai pertama kali, lahir di Como, Italia, dan mengajar di sekolah-sekolah umum di sana. Pada 1774 ia menjadi profesor fisika di Sekolah Royal di Como. Setahun kemudian, ia memperbaiki dan mempopulerkan electrophorus, sebuah alat yang menghasilkan muatan listrik statis. promosinya itu begitu luas sehingga ia sering dikreditkan dengan penemuannya, meskipun mesin yang beroperasi dalam prinsip yang sama pada tahun 1762 digambarkan oleh profesor Swedia Johan Wilcke.

Volta merupakan seorang fisikawan Italia. Ia terutama dikenal karena mengembangkan baterai pada tahun 1800. Ia melanjutkan pekerjaan Luigi Galvani dan membuktikan bahwa teori Galvani yaitu efek kejutan kaki kodok adalah salah. Secara fakta, efek ini muncul akibat 2 logam tak sejenis dari pisau bedah Galvani. Berdasarkan pendapat ini, Volta berhasil menciptakan Baterai Volta (Voltac Pile). Atas jasanya, satuan beda potensial listrik dinamakan volt.

Pada 1776-1777 Volta mempelajari kimia gas. Ia menemukan metana dengan mengumpulkan gas dari rawa-rawa. Dia merancang percobaan seperti pembakaran metana oleh percikan listrik dalam wadah tertutup. Volta juga mempelajari apa yang sekarang kita sebut kapasitansi listrik, pengembangan sarana terpisah untuk belajar baik potensial listrik (V) dan muatan (Q), dan menemukan bahwa untuk suatu objek mereka proporsional. Hal ini mungkin disebut Volta Hukum tentang kapasitansi, dan kemungkinan untuk pekerjaan ini unit potensi listrik itu disebut Volt.

Pada tahun 1779 ia menjadi profesor fisika eksperimental di Universitas Pavia, ia menduduki kursi selama hampir 25 tahun. Pada 1794, Volta menikahi Teresa Peregrini, yang mengangkat tiga anak, Giovanni, Flaminio dan Zanino. Dalam menghormati karyanya, Volta dibuat menghitung oleh Napoleon pada tahun 1810. Lebih jauh lagi, ia digambarkan pada 10.000 Lire Italia (tidak lagi dalam sirkulasi) bersama dengan sketsa terkenal volta Pile.
Volta mulai belajar sekitar 1791, "listrik" hewan dicatat oleh Luigi Galvani ketika dua logam berbeda yang dihubungkan secara seri dengan kaki katak dan satu sama lain. Volta menyadari bahwa kaki katak menjabat baik sebagai konduktor listrik (elektrolit) dan sebagai detektor listrik. Dia diganti kaki katak oleh kertas direndam air garam-, dan mendeteksi aliran listrik dengan cara lain yang dia kenal dari studi sebelumnya. Dengan cara ini dia menemukan seri elektrokimia, dan hukum bahwa gaya gerak listrik (ggl) dari sebuah sel galvanik, yang terdiri dari sepasang elektroda logam yang dipisahkan oleh elektrolit, perbedaan antara dua elektroda potensi mereka. Ini dapat disebut Hukum Volta tentang seri elektrokimia.


Pada tahun 1800, sebagai hasil dari perselisihan profesional atas tanggapan galvanik dianjurkan oleh Galvani, dia menciptakan tumpukan volta, baterai listrik awal, yang menghasilkan arus listrik stabil. Volta telah menentukan bahwa pasangan yang paling efektif logam berbeda untuk menghasilkan listrik seng dan perak. Awalnya dia bereksperimen dengan sel individu dalam seri, setiap sel menjadi piala anggur diisi dengan air garam dimana dua elektroda berbeda adalah mencelupkan. Tumpukan volta menggantikan gelas dengan karton direndam dalam air garam.


Baterai yang dibuat oleh Volta dikreditkan sebagai sel elektrokimia pertama. Ini terdiri dari dua elektroda: yang terbuat dari seng, yang lain dari tembaga. elektrolit adalah asam sulfat atau campuran air garam garam dan air. elektrolit yang ada dalam bentuk 2H + dan SO42-. Seng, yang lebih tinggi dari tembaga dan hidrogen dalam seri elektrokimia, bereaksi dengan sulfat bermuatan negatif. (SO42-) Ion-ion hidrogen bermuatan positif (proton) menangkap elektron dari tembaga, membentuk gelembung gas hidrogen, H2. Hal ini membuat seng batang elektroda negatif dan tembaga batang elektroda positif.

Namun, sel ini memiliki beberapa kelemahan juga. Ini tidak aman untuk menangani, sebagai asam sulfat, bahkan jika encer, sangat berbahaya. Selain itu, kekuatan sel berkurang seiring waktu karena gas hidrogen tidak dirilis, mengumpulkan hanya pada permukaan elektroda seng dan membentuk penghalang antara logam dan larutan elektrolit. Sel primitif secara luas digunakan di sekolah-sekolah untuk menunjukkan hukum-hukum listrik dan dikenal sebagai baterai lemon.

Volta pensiun di tahun 1819 dalam real di Camnago, sebuah frazione Como sekarang disebut Volta Camnago setelah, di mana dia meninggal pada 5 Maret 1827. Ia dimakamkan di Camnago Volta.. Warisan Volta dirayakan oleh Temple di tepi Danau Como di pusat kota. Sebuah museum di Como, Gedung Voltian, telah dibangun untuk menghormatinya dan pameran beberapa peralatan asli ia digunakan untuk melakukan percobaan. Dekat Danau Como berdiri Olmo Villa, yang rumah Voltian Foundation, sebuah organisasi yang mempromosikan kegiatan ilmiah. Volta dilakukan studi eksperimental dan membuat penemuan pertama di Como. Atas jasanya, satuan beda potensial listrik dinamakan volt.



5. Penemu Elektromagnet - William Sturgeon


Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang penemu elektromagnet yaitu William Sturgeon. William Sturgeon berkebangsaan Inggris, yang lahir pada 22 Mei 1783 di Whittington. Elektromagnetik ditemukan oleh Sturgeon pada tahun 1823. Sebelum membahas lebih jauh tentang penemuan elektromagnetik, kita akan mengulas sedikit perjalanan hidup Sturgeon. Orang tua Sturgeon memiliki pekerjaan yang berbeda-beda, sang ayah bekerja sebagai pembuat sepatu, sedangkan sang ibu suka berburu sehingga jauh dari keluarga. Sejak umur 10 tahun, Sturgeon bekerja menjadi tukang sepatu, namun tidak lama kemudian ia masuk ke angkatan militer tentara. Setelah masuk kedunia militer, ia mendapat inspirasi tentang kilat badai pada saat kapal yang ia tumpangi terkena badai.

Sturgeon menjadi tertarik untuk mengetahui lebih banyak tentang alam. Pada tahun 1804 ia dipindah tugaskan royal artileri, disana ia banyak meminjam buku dan melakukan percobaan dengan menggunakan layang-layang yang diterbangkan untuk menerima sengatan listrik yang berasal dari petir. Karena percobaan tersebut, membuat Sturgeon menjadi terkenal di taruna. Setelah keluar dari militer, Sturgeon melanjutkan study filsafat alam dan kuliah malam jurusan fisika.

Setelah lulus Sturgeon diangkat menjadi dosen ilmu fisika untuk East India Company’s Military Seminary di Addiscombe, Surrey. Dengan menjadi dosen ia leluasa mendapatkan suntikan dana yang digunakan untuk mengerjakan percobaan kelistrikan. Pada percobaan yang dilakukan, Sturgeon membeli sebuah kumparan kawat pada batang besi yang adapt di aliri listrik, dan hasilnya adalah aliran listrik pada batang besi tersebut mampu menarik serbuk besi yang ada disekitarnya.

Dari percobaan tersebut Sturgeon menyadari bila aliran listrik dapat membentuk medan magnet yang terkonsentrasi pada inti besi. Selanjutnya, ia memamerkan elektromagnet temuannya tersebut pada acara seminar fisika, dan menunjukkan kekuatan medan magnet yang dapat mengangkat 9 pounds serta 7 ons potongan besi yang telah terbungkus oleh kawat, kekuatan tersebut diperoleh dari arus baterai tunggal.

Dengan penemuan tersebut, pada tahun 1825 Sturgeon mendapatkan penghargaan silver dari Royal Society of Art. Setelah berhasil menemukan elektromagnet, Sturgeon juga telah berhasil menemukan kompas modern yang dirancang dengan menggunakan elektromagnet. Sturgeon semakin aktif mengadakan seminar tentang temuannya, hingga pada tahun 1832 ia diangkat menjadi staff pembicara di Adelaide Gallery of Practical Science, London.

Saat menjadi staff pembicara pun ia tetap mendemonstrasikan tentang penggabungan motor listrik DC dengan komutator. Sturgeon mendirikan Journal Annals of Electrity, Magnestism dan kimia pada tahun 1836. Pada tahun itu pula ia telah berhasil menemukan Galvanometer, yaitu sejenis ammeter yang digunakan untuk alat mendeteksi dan mengukur arus listrik melalui kumparan dalam medan magnet.

Sturgeon dibantu dua temannya yaitu J.Peter Gssiot dan Charles Walker memiliki peranan dalam pendirian London Electrical Society pada tahun 1837. Pada tahun 1840 diusia tuanya, Sturgeon masih tetap aktif bekerja sebagai pengawas di Royal Victoria Gallery of Parcical Science yang ada di kota Manchester. Tetapi pada saat gallery tempatnya bekerja tersebut di tutup pada tahun 1942, Sturgeon hanya bekerja sebagai pembicara pada seminar dan mendemonstrasikan beberapa eksperimen yang pernah ia temukan. Sturgeon tutup usia pada tahun 1850 di usia 67 tahun di Prestwich, Lancashire, Inggris.

Ia pernah menikah dua kali dan mengadopsi seorang anak perempuan. Demikian ulasan tentang penemu elektromagnet yaitu William Sturgeon. Semoga segala kerjakerasnya dapat menginspirasi kita untuk terus berusaha menemukan sesuatu yang dapat berguna untuk orang banyak.



6. Penemu Sinar Rontgen (X-ray) - Wilhelm Conrad Rontgen





Sinar rontgen atau sinar X merupakan sebuah teknologi yang banyak dikenal dan digunakan dalam dunia medis atau dunia kedokteran. Alat Rontgen atau Sinar X-ray banyak difungsikan sebagai alat diagnosis atau dalam bahasa medis disebut sebagai photo Rontgen. Dengan alat ini, penyaki-penyakit seperti patah tulang dapat dideteksi dengan mudah. Kebanyakan alat ini digunakan untuk mengetahui bagian dalam tubuh manusia seperti paru-paru.. Kali ini kita akan membahas tentang penemu sinar rontgen – Wilhelm Conrad Rontgen. Wilhelm Conrad Rontgen merupakan seorang ahli fisika yang lahir di Lenep, Jerman, pada tahun 1845.

Rontgen merupakan anak yang cerdas, di usia 24 tahun, ia telah mendapat gelar doktor dari Universitas Zurich. Rontgen berhasil menemukan sinar rontgen pada tahun 1895, saat melakukan eksperimen dengan menggunakan sinar katoda. Ketika ia sedang melakukan penelitian, ia melihat sinar fluoresensi muncul dari krostal barium platinosianida dalam tabung Crookes- Hittorf.

Setelah tabung tersebut di tutup dengan karton hitam dan memasang elektroda pada lembaran ruhmkorff untuk dapat menghasilkan muatan elektrostatis, lalu ia menggelapkan ruangan tersebut untuk menguji transparasi karton hitam tersebut. Saat lembaran ruhmkorff melewati tabungnya, ia melihat bila karton tersebut tidak sesuai dan ia menyadari adanya cahaya lemah dari tabung tersebut. Setelah melakukan beberapa kali percobaan, ia menemukan bila cahaya tersebut berasal dari barium platinocyde yang akan digunakan selanjutnya.

Setelah berminggu-minggu melakukan percobaan, ia berhasil mengambil foto tangan sang istri dengan menggunakan sinar X. setelah dilakukan penyempurnaan, maka ia mematenkan penemuannya tersebut dan mulai dipublikasikan, Rontgen mendapatkan penghargaan nobel pada tahun 1901. Penemuan sinar tersebut sangat bermanfaat bagi dunia kedokteran, karena sinar X dapat digunakan untuk memeriksa bagian tubuh manusia.

Rontgen terus melakukan penelitian, hingga akhirnya menemukan sifat dari sinar Rontgen yaitu sifat fisika dan kimianya, namun ada sifat biologi yang tidak diketahui oleh Rontgen yaitu dapat merusak sel yang hidup di dalam tubuh manusia. Surat kabar malam di London mengatakan bila sinar tersebut tidak sopan, karena dapat melihat bagian tubuh orang lain sehingga seperti menelanjangi orang lain.
Pada satu dasawarsa, banyak pionir yang menggunakan sinar Rontgen menjadi korbannya, kelainan tersebut dapat membuat kulit menjadi hitam dan rambut rontok, bila diterus disinari maka dapat menimbulkan tumor kulit atau tumor ganas. Selama dasawarsa barulah diketahui bila puluhan ahli radiologi telah menjadi korban sinar tersebut. Setelah diketahui bila sinar Rontgen dapat merusak sel, pada kongres Internasional Radiologi di Kopenhage, pada tahun 1953 telah membentuk The International Committee on Radiation Protection yang menetapkan beberapa peraturan dalam proteksi radiasi, sehingga tidak akan membahayakan kesehatan saat menggunakan sinar Rontgen.


Peraturan tersebut berisi tentang menjauhkan diri dari sumber sinar, bila mengharuskan berdekatan harus menggunakan sarung tangan, rok, jas, berlapis timah hitam, mengadakan pengecekan secara berkala dengan menggunakan film-badge dan lain sebagainya. Rontgen meninggal pada 10 Februari 1923, karena penyakit karsinoma usus, namun penyakit tersebut bukan disebabkan karena pemaparan radiasi sinar X, karena ia selalu menggunakan pelindung saat melakukan eksperimen.


7. Penemu Antena - Hidetsugu Yagi



Penemu.co - Pada tanggal 28 Januari yang lalu, Google merayakan ulang tahun yang ke 130 dari si penemu antena yang bernama Hidetsugu Yagi. Dunia mengenal Hidetsugu Yagi sebagai penemu dari antena. Bersama dengan Shintaro Uda, Hidetsugu berhasil membuat antena yang banyak digunakan untuk televisi dan radio. Melihat namanya anda sudah pasti dapat menebak asal penemu antena ini. Dia berasal dari Jepang. Hidetsugu Yagi dilahirkan pada tanggal 28 Januari 1886 di Osaka. Sejak kecil ia beliau sudah menyukai dunia elektronika. Itulah yang menjadikan ia kemudian memilih jurusan listrik di universitas Imperial Tokyo dan pada tahun 1909, ia kemudian berhasil menjadi insinyur listrik.

Sejarah Penemuan Antena.
Karena kecerdasannya, ia kemudian bekerja di kampusnya dan kemudian pada tahun 1913, ia kemudian berangkat ke Inggris untuk belajar mengenai kelistrikan dan kemudian ia juga ke Amerika dan terakhir ke Jerman. Di Jerman, ia melakukan penelitian mengenai generasi gelombang listrik dengan menggunakan teknologi wireless. Dalam penelitiannya tersebut, Hidetsugu Yagi menemukan gelombang listrik dapat dihantarkan dalam kondisi tertentu. Inilah yang kemudian menjadi cikal bakal dari penemuan antena. Selanjutnya dengan bantuan seseorang bernama Shintaro Uda mereka mencoba mengembangkan sebuah alat dari hasil penelitian Hidetsugu tersebut.

Tahun 1926 di laboratorium, Hidetsugu Yagi yang dibantu rekannya Shintaro Uda berhasil menemukan antena pertama di dunia yang kemudian dinamakan dengan Antena Yagi. Nama Yagi berasal dari nama belakang Hidetsugu Yagi. Antena tersebut ia patenkan dengan nama 'Yagi Antenna' dengan nomor paten 69115. Kemudian pada tahun 1930 setelah menemukan antena, Hidetsugu Yagi kembali ke negara asalnya yaitu Jepang.

Di Jepang, Hidetsugu mengenalkan benda hasil penemuannya ke masyarakat. Namun antena hasil temuan Hidetsugu Yagi kurang mendapat perhatian dari masyarakat, terutama akademisi Jepang. Hal ini disebabkan karena mereka ketika itu kurang paham megenai komunikasi enginering. Namun diluar Jepang, Antena temuan Hidetsugu Yagi banyak mendapat pujian dari negara negara Eropa dan Amerika ketika itu.
Dengan adanya antena dapat memudahan gelombang elektromagnetik menjadi terarah. Hidetsugu Yagi sendiri menjadi Direktur Fakultas Ilmu Industri Universitas Tokyo pada tahun 1942 dan kemudian menjadi direktur Jenderal Institut Teknologi pada tahun 1944 dan kemudian Direktur Jenderal OSaka Imperial University pada tahun 1946. Kemudian di tahun 1952, Hidetsugu  Yagi menjadi presiden Established Yagi Antenna Inc, dan di tahun 1961 ia kemudian pensiun sebagai presiden di perusahaan tersebut. dan di tahun 1976, Hidetsugu Yagi meninggal dunia saat ia berusia 89 tahun meninggalkan penemuan yang bermanfaat bagi manusia. Saat ini antena sangat berguna dan banyak digunakan oleh jutaan masyarakat di seuruh dunia. Hal ini memperlihatkan pentingnya temuan Hidetsugu Yagi ini.



Penemu Scanner - Ray Kurzweil


Penemu.co - Scanner merupakan benda yang paling banyak digunakan di perkantoran sekolah ataupun di laboratorium. Penemu Scanner adalah Ray Kurzweil. Scanner (pemindai) merupakan salah satu benda elektronik yang memiliki fungsi sama seperti mesin Fotokopi, perbedaan mendasar antar mesin fotokopi dan scanner hanyalah pada hasil cetakannya dimana mesin fotokopi hasil cetakannya dapat dilihat pada kertas sedangkan scanner hasilnya berupa hasil digital yang dapat dilihat di layar monitor namun dapat di modifikasi atau disimpan ataupun juga dicetak.

Apa fungsi Scanner?
Scanner fungsinya saat ini sangat penting untuk mendukung aktifitas kerja. Dengan Scanner, sebuah bentuk benda dapat dipindai kemudian ditampilkan dalam layar monitor kemudian dapat diolah ataupun langsung dicetak. Kebanyakan saat ini, scanner paling banyak digunakan untuk memindai dokumen, gambar, suhu, atau gelombang. Hasil dari scanner disajikan dalam data digital, namun sekarang ini, scanner memiliki teknologi yang berbeda-beda tergantung tujuan penggunaan scanner tersebut.


Penemuan Scanner oleh Ray Kurzweil
Sejarah scanner dimulai dari seseorang bernama Ray Kurzweil yang kemudian dikenal sebagai penemu dari Scanner (alat pemindai). Ray Kurzweil merupakan seorang ilmuwan asal Amerika Serikat yang menciptakan sebuah alat pemindai yang diberi nama Omni-Font OCR (Optical Character Recognation) Technology. Dengan alat buatannya beserta perangkat lunaknya, teks yang ada dalam sebuah dokumen atau objek dapat dikenali kemudian diubah menjadi data dalam bentuk teks.

Selain Scanner bernama Omni-Font OCR, Ray Kurzweil juga mengembangankan alat untuk membaca bagi tunanetra serta kemudian ia juga menciptakan alat dari teks ke suara dan juga alat bernama Kurzweil K250 music synthesizer yang mampu mensimulasikan suara piano dan alat musik lainnya.
Model Scanner 3D Tercanggih saat ini
Banyaknya hasil penemuannya kemudian Ray Kurzweil banyak menerima penghargaan, seperti National Medal of Technology and Innovation pada tahun 1999 atas jasanya dalam bidang teknologi dan inovasi serta Medali kehormatan tertinggi dalam bidang teknologi yang diberikan oleh Presiden Bill Clinton di Gedung Putih, dan juga penerima dana $500.000 dari Lemelson-MIT Prize. Beberapa media bahkan menjulukinya sebai seorang jenius yang gelisah, si mesin berfikir, bahkan majalah bernama Inc menjulukinya sebagai pewaris sah Thomas Alva Edison.

Penemuan scanner oleh Ray Kurzweil kemudian mendorong perkembangan teknnologi scanner hingga saat ini. Dimana bentuk alat scanner saat ini sudah memiliki ukuran dan bentuk berbagai macam dan mampu memindai objek lebih baik dan cepat seperti scanner tiga dimensi.

Ada beberapa jenis scanner yang berkembang sekarang ini , yaitu :
  • Pemindai gambar
  • Pemindai barcode
  • Pemindai sinar-X
  • Pemindai cek
  • Pemindai logam
  • Pemindai Optical Mark Reader (OMR)
Berdasarkan cara penggunaan scanner terdiri dari 2 jenis yaitu :
    • Hand Held scanner
      • Scanner yang pemakainanya menggunakan tangan untuk menggerakkan scanner yang nantinya akan menscan object yang akan di scan. Scanner jenis ini banyak digunakan padasupermarket, mall, minimarket, dan tempat lainnya yang digunakan untuk menscan harga barang dan menscan barkode.
    • Flat bed Scanner
      • Scanner yang penggunaannya dengan cara meletakkan objek yang akan discan diantara lensa sensor dan cover dan biasanya banyak dipakai di perkantoran untuk menscan dokumen, teks, image, photo, dan dokumen lainnya.