1. Penemu Listrik - Michael Faraday
Penemu.co - Saat ini listrik sudah
merupakan kebutuhan paling penting bagi umat manusia. Dengan listrik segala
aktifitas manusia dapat dengan mudah dilakukan. Listrik merupakan salah satu
energi yang bisa dikatakan menguasai hajat hidup orang banyak karena manfaatnya
yang sangat penting. Penemu listrik adalah Michael Faraday dan berkat
penemuannya tersebut, ia kemudian dijuluki sebagai 'Bapak Listrik'. Michael
Faraday dikenal sebagai ilmuwan yang banyak mempelajari berbagai hal. Namun
pria yang lahir pada tanggal 22 September 1971 di Inggris ini lebih banyak
memberi perhatian pada bidang elektromagnetisme dan elektrokimia.
Sejarah Penemuan Listrik oleh Maichael Faraday
Sebenarnya
kelistrikan sudah menjadi sebuah fenomena sejak zaman Yunani kuno, hal ini
diketahui ketika seorang cendekiawan Yunani bernama Thales menemukan sebuah
fenomena unik ketika batu ambar yang digosok-gosok ternyata mampu menarik
sehelai bulu. Hal ini kemudian ia tuliskan dalam catatannya. Dari hal inilah
yang kemudian memunculkan banyak teori-teori tentang kelistrikan yang banyak
dikemukakan oleh para ilmuwan seperti Ampere, Faraday, Coulomb dan Joseph
Priestley. Diantara nam-nama tersebut, Michael Faraday mempunyai kontribusi
paling besar mengenai kelistrikan dan elektromagnetik.
Terkenalnya
nama Michael Faraday sebagai 'Bapak Listrik' bermula ketika ia membuat sebuah
ekperimennya yang pertama kali dengan menggunakan 7 uang logam yang kemudian ia
tumpuk dengan 7 lembaran seng serta 6 lembar kertas yang dibasahi air
garam. Hal ini ia lakukan mengikuti konstruksi tupukan Volta ketika menemukan
beterai pertama kali. Dari ekperimen faraday ini kemudian menguraikan magnesium
sulfat.
Selanjutnya,
du tahun 1821, Christian Orsted mempublikasikan sebuah jurnal mengenai fenomena
elktromagnetisme. Dari hal itu kemudian membuat Faraday mencoba melakukan riset
lanjutan dari publikasi Orsted. Faraday kemudian membuat sebuah alat yang
kemudian dapat menghasilakan sebuah 'Rotasi Elektromagnetik' yang merupaka
cikal bakal ditemukannya listrik oleh Faraday.
Alat yang Faraday ciptakan
bernama Homopolar Motor. Dalam alat yang diciptakan Faraday ini terjadi sebuah
gerakan berputar terus-menerus, gerakan ini ditimbulkan dari gaya lingkaran
magnet yang mengelilingi kawat yang panjang hingga kedalam larutan merkuri dan
didalam larutan tersebut sudah terdapat magnet. Sehingga kawat akan terus
berputar jika dialiri listrik yang berasal dari sebuah baterai. Penemuan
Faraday inilah yang kemudian menjadi sebuah dasar dari Teknologi
Elektromagnetik saat ini. Dari percobaan itu ia menemukan sebuah motor listrik
pertama di dunia yang menggunakan listrik sebagai tenama penggeraknya.
Puncak penemuan medan
listrik oleh Faraday ketika ia membuat melakukan percobaan dengan melilitkan
dua kumparan kawat yang terpisah dan ia kemudian menemukan apa yang dikenal
dengan nama induksi timbal balik, magnet dilewati potongan kawat, maka aliran
listrik masuk ke kawat, yang kemudian magnetnya berjalan. Dari sini ia kemudian
membuat sebuah kesimpulan bahwa 'Perubahan pada medan magnet dapat menghasilkan
medan listrik'. James Clerk Maxmel kemudian membuat rumus matematikanya dan
kemudian dikenal dengan nama Hukum Faraday.
Kecemerlangan Faraday
dalam membuat penemuan-penemuan besar tidak lepas dari sosok bernama Humphry
Davy yang merupakan mentornya yang membimbing Michael Faraday di
laboratoriumnya. Ia juga mengajak Faraday keliling Eropa untuk menambah
pengetahuan mereka baik itu secara tekis maupun teoritis. Dibawah bimbingan
Davy Michael Faraday banyak membuat sebuah penemuan-penemuan baru yang berguna
bagi manusia dibididang kelistrikan. Michael Faraday sendiri wafat pada tanggal
25 Agustus 1867. Untuk mengenang jasa-jasanya dibidang kelistrikan, namanya
kemudian diabadikan dalam sebuah satuan dalam ilmu fisika yaitu satuan
kapasistansi dengan simbol (F) atau Faraday.
2. Penemu Lampu Pijar - Thomas Alva Edison
Thomas Alva Edison merupakan
salah satu ilmuwan paling terkenal dan juga tercatat sebagai penemu lampu
pijar. Cuma tiga tahun dia peroleh pendidikan formal, sesudah itu disepak
keluar sekolah karena si guru menganggap anak ini dungu luar biasa. Ciptaan
pertamanya, perekam suara elektronik dibikinnya tatkala umurnya dua puluh satu
tahun. Hasil karyanya itu tidak dijualnya. Sesudah itu dia menekuni pembikinan
peralatan yang diharapnya bisa laku terjual di pasar, tak lama sesudah dia
berhasil membikin perekam suara elektronik, dia menemukan dan menyempurnakan
mesin telegram yang secara otomatis mencetak huruf, yang dijualnya seharga
40.000 dolar, suatu jumlah besar pada saat itu. Sehabis itu, bagaikan antri dia
menemukan hasil karya baru dan dalam tempo singkat.
Pada Tahun 1879 Thomas Alva edison berhasil menciptakan lampu pijar, yang menjadikan namanya di kenang sepanjang sejarah. Edison bukan orang pertama yang menciptakan sistem penerangan listrik. Beberapa tahun sebelumnya lampu bersinarkan arus listrik telah digunakan buat penerangan lampu jalan di Paris. Tetapi, bola pijar Edison berikut sistem pembagian tenaga listrik yang dikembangkannya memungkinkan adanya penerangan listrik yang praktis untuk di rumah. Tahun 1882, perusahaannya mulai memproduksi listrik untuk rumah-rumah di New York, dan dalam tempo singkat sudah tersebar ke seluruh dunia.
Dengan berdirinya perusahaan listrik pertama untuk penerangan rumah-rumah, Edison berarti sudah meletakkan dasar bagi perkembangan industri besar. Penggunaan tenaga listrik bukan cuma buat penerangan tetapi untuk seluruh aspek kebutuhan rumah tangga, mulai dari televisi hingga mesin cuci. Lebih jauh lagi, kegunaan tenaga listrik lewat distribusi jaringan-jaringan yang didirikan Edison dengan sendirinya mendorong penggunaan listrik untuk sektor industri.
Edison juga memberi sumbangan besar luar biasa buat perkembangan kamera perfilman serta proyektor. Dia membuat penyempurnaan penting pertilponan (karbon transmiternya meningkatkan kejelasan pendengaran), penyempurnaan di bidang telegram, dan mesin tik. Diantara penemuan lainnya antara lain mesin dikte, mesin kopi dan tempat penyimpanan yang digerakkan baterei. Boleh dibilang, Edison merancang lebih dari 1000 penemuan, suatu jumlah yang betul-betul tak masuk akal.
Bahkan dalam salah satu biografinya disebutkan bahwa Edison berhasil menemukan lampu pijar setelah mengalami kegagalan 999 kali, artinya baru penelitian yang ke 1000 kali Edison menemukan lampu listrik. Sungguh keuletan yang luar biasa. Kalau saja Edison frustasi dan memberhentikan percobaan penelitiannya ketika mengalamai kegagalan yang je 999 kali, entah seperti apa bentuk penerangan sekarang.
Saya tidak gagal, saya hanya
menemukan 1000 cara yang tidak berhasil untuk menyalakan lampu pijarku - Thomas
Alva Edison
Penemu Mesin Jahit - Elias Howe
Banyak orang yang bertanya-tanya siapa yang pertama kali menemukan mesin jahit? Jawabannya adalah Elias Howe yang dikenal dunia sebagai penemu dari mesin jahit pertama. Mesin jahit merupakan suatu alat mekanis yang diciptakan untuk mempermudah manusia dalam menjahit. Dengan menggunakan mesin jahit, menjahit menjadi lebih cepat daripada menjahit menggunakan tangan. Sejak penemuan mesin jahit oleh Elias Howe, mesin jahit terus mengalami perkembangan hingga sampai sekarang dimana sudah banyak bermunculan berbagai jenis mesin jahit dari mesin jahit tangan, mesin jahit kaki, mesin jahit listrik dan mesin jahit serba guna, ada juga yang disebut mesin jahit khusus yaitu mesin jahit yang digunakan untuk satu pekerjaan menjahit tertentu. Uniknya penemuan mesin jahit oleh Elias Howe tercipta dari mimpinya di siang bolong.
3. Profil Penemu Mesin Jahit
Elias Howe dilahirkan di Kota
Spencer, diwilayah Massachusetts, Amerika Serika pada tanggal 9 Juli 1819. Masa
kecilnya dilaluinya dengan membantu ayahnya dalam hal bertani. Elias Howe mempunyai
fisik yang lemah dan juga sering jatuh sakit namun ia terkenal akan minat
belajarnya yang kuat dibidang mesin. Oleh sebab itu ia tidak berminat
mengembangkan pengetahuan lainnya melalui bangku sekolah ketika itu.
Karena memiliki pengetahuan tentang mesin, ia diterima untuk bekerja di salah satu pabrik tekstil dikota Spencer di usia 16 tahun sebagai pekerja magang. Di pabrik tekstil tersebut, minat dan bakatnya berkembang dengan pesat selain itu ia juga bekerja di pabrik mesin kapas di kota lowell dalam wilayah Massachusetts untuk meningkatkan pengetahuannya dibidang mesin. Dari pabik tersebut ia kemudian pindah kerja di pabrik arloji do kota boston kemudian ke pabrik isntumen ilmiah dikota Cambridge. Tujuannya agar pengetahuannya mengenai mesin amat dalam. Dikota Cambridge lah kemudian ia mengenal istilah Mesin jahit dari majikannya.
Ide penemuan mesin jahit Elias Howe muncul ketika ia sedang mengamati istrinya. Elias Howe berpikir mengenai sebuah alat yang dapat meniru gerakan dari tangan dan lengan ketika orang sedang menjahit. Dia terus memikirkan ide bagaimana hal tersebut bisa terjadi hingga elias Howe kemudian tertidur pulas dan pemikiran mengenai ide mesin jahit itu terbawa hingga mimpinya. Dalam mimpinya ia melihat dirinya ditusuk menggunakan tombak oleh seorang kanibal dimana ujung tombak kanibal tersebut dijadikan sebuah inspirasi dalam menciptakan bentuk jarum dari mesin ciptaannya.
Dari situ, ia kemudian menyalurkan idenya untuk membuat mesin jahit ciptaanya. Dibutuhkan waktu selama lima tahun bekerja keras untuk mewujudkan mimpinya tersebut. Namun apa yang terjadi? Mesin jahit pertamanya gagal sebab tidak sesuai dengan yang ia harapkan. karena alatnya meniukan gerakan manusia ketika menjahit yaitu lubang dari benang berada dipangkal jarum buka di ujung jarum seperti saat ini. Hingga kemudian musibah menimpanya ketika bengkelnya hangus terbakar dan menghanguskan mesin jahit pertama ciptaan Elias Howe. Namun dari peristiwa ini ia tidak putus asa. Kemudian ditahun 1844, Mesin jahit buatannya yang kedua berhasil membuat lubang jarum tersebut berada diujung jarum seperti yang kita lihat sekarang ini. Mesin jahi buatannya ini mampu menjahit 250 jengkal permenit. Ujicoba dilakukan dengan bertanding menjahit melawan lima orang gadis yang menjahit dengan menggunakan tangan..
Karena memiliki pengetahuan tentang mesin, ia diterima untuk bekerja di salah satu pabrik tekstil dikota Spencer di usia 16 tahun sebagai pekerja magang. Di pabrik tekstil tersebut, minat dan bakatnya berkembang dengan pesat selain itu ia juga bekerja di pabrik mesin kapas di kota lowell dalam wilayah Massachusetts untuk meningkatkan pengetahuannya dibidang mesin. Dari pabik tersebut ia kemudian pindah kerja di pabrik arloji do kota boston kemudian ke pabrik isntumen ilmiah dikota Cambridge. Tujuannya agar pengetahuannya mengenai mesin amat dalam. Dikota Cambridge lah kemudian ia mengenal istilah Mesin jahit dari majikannya.
Ide penemuan mesin jahit Elias Howe muncul ketika ia sedang mengamati istrinya. Elias Howe berpikir mengenai sebuah alat yang dapat meniru gerakan dari tangan dan lengan ketika orang sedang menjahit. Dia terus memikirkan ide bagaimana hal tersebut bisa terjadi hingga elias Howe kemudian tertidur pulas dan pemikiran mengenai ide mesin jahit itu terbawa hingga mimpinya. Dalam mimpinya ia melihat dirinya ditusuk menggunakan tombak oleh seorang kanibal dimana ujung tombak kanibal tersebut dijadikan sebuah inspirasi dalam menciptakan bentuk jarum dari mesin ciptaannya.
Dari situ, ia kemudian menyalurkan idenya untuk membuat mesin jahit ciptaanya. Dibutuhkan waktu selama lima tahun bekerja keras untuk mewujudkan mimpinya tersebut. Namun apa yang terjadi? Mesin jahit pertamanya gagal sebab tidak sesuai dengan yang ia harapkan. karena alatnya meniukan gerakan manusia ketika menjahit yaitu lubang dari benang berada dipangkal jarum buka di ujung jarum seperti saat ini. Hingga kemudian musibah menimpanya ketika bengkelnya hangus terbakar dan menghanguskan mesin jahit pertama ciptaan Elias Howe. Namun dari peristiwa ini ia tidak putus asa. Kemudian ditahun 1844, Mesin jahit buatannya yang kedua berhasil membuat lubang jarum tersebut berada diujung jarum seperti yang kita lihat sekarang ini. Mesin jahi buatannya ini mampu menjahit 250 jengkal permenit. Ujicoba dilakukan dengan bertanding menjahit melawan lima orang gadis yang menjahit dengan menggunakan tangan..
Ketika ia menjual mesin jahit
temuannya, tidak ada yang mau membelinya di Wilayah Amerika Serikat sebab
terlihat cukup rumit. Ia kemudian mematenkan mesinhasil temuannya dan kemudian
menjualnya ke Inggris dan dibeli oleh orang bernama William Thomas. Di Inggris,
Elias Howe bekerja dengan Willaim Thomas namun gaji yang ia dapatkan sangat
minim serta banyak merasakan ketidakadilan. Hingga ia kemudian pulang ke
Amerika Serikat tak lama setelah itu, Istrinya meninggal dunia.
Perang Hak Paten Atas Mesin Jahit Temuan Elias Howe
Perang Hak Paten Atas Mesin Jahit Temuan Elias Howe
Sejak ditemukannya mesin jahit
oleh Elias Howe, banyak pengusaha yang mencuri ide mesin jahit buatan Elias
Howe salah satunya pengusaha bernama Isaac M. Singer. Elias Howe kemudian
berjuang mendapatkan hak paten atas mesin ciptaanya dan dipengadilan, ia
berhasil mendapatkan apa yang ia perjuangankan. Sejak tahun 1867, Elias Howe
mendapatkan royalti atas penjualan dari mesin jahit temuannya. Hingga ia
menjadi seorang jutawan dari mesin ciptaanya tersebut dan membuat pabrik yang
memproduksi mesin jahit bernama Howe Machine Company di kota Bridgeport. Untuk rsetiap
mesin jahit yang ia buat, ia menetapkan royalti sebesar 5 dollar dan 1 dollar
diluar wilayah Amerika Serikat. Elias Howe kemudian meninggal pada tanggal 3
Oktober 1867 saat perang saudara di Amerika Terjadi. Mesin Jahit temuannya
kemudian terus menerus berkembang hingga saat ini dan banyak digunakan oleh
orang-orang diseluruh dunia. Dan dunia kemudian mengenal Elias Howe sebagai
Penemu Mesin Jahit yang amat berguna.
4. Penemu Baterai - Alessandro Volta
Alessandro
Giuseppe Antonio Anastasio Volta
atau Alessandro Volta Tercatat sebagai Penemu Baterai pertama kali,
lahir di Como, Italia, dan mengajar di sekolah-sekolah umum di sana. Pada 1774
ia menjadi profesor fisika di Sekolah Royal di Como. Setahun kemudian, ia
memperbaiki dan mempopulerkan electrophorus, sebuah alat yang menghasilkan
muatan listrik statis. promosinya itu begitu luas sehingga ia sering
dikreditkan dengan penemuannya, meskipun mesin yang beroperasi dalam prinsip
yang sama pada tahun 1762 digambarkan oleh profesor Swedia Johan Wilcke.
Volta merupakan seorang fisikawan Italia. Ia terutama dikenal karena mengembangkan baterai pada tahun 1800. Ia melanjutkan pekerjaan Luigi Galvani dan membuktikan bahwa teori Galvani yaitu efek kejutan kaki kodok adalah salah. Secara fakta, efek ini muncul akibat 2 logam tak sejenis dari pisau bedah Galvani. Berdasarkan pendapat ini, Volta berhasil menciptakan Baterai Volta (Voltac Pile). Atas jasanya, satuan beda potensial listrik dinamakan volt.
Pada 1776-1777 Volta mempelajari kimia gas.
Ia menemukan metana dengan mengumpulkan gas dari rawa-rawa. Dia merancang
percobaan seperti pembakaran metana oleh percikan listrik dalam wadah tertutup.
Volta juga mempelajari apa yang sekarang kita sebut kapasitansi listrik,
pengembangan sarana terpisah untuk belajar baik potensial listrik (V) dan
muatan (Q), dan menemukan bahwa untuk suatu objek mereka proporsional. Hal ini
mungkin disebut Volta Hukum tentang kapasitansi, dan kemungkinan untuk
pekerjaan ini unit potensi listrik itu disebut Volt.
Pada tahun 1779 ia menjadi profesor fisika
eksperimental di Universitas Pavia, ia menduduki kursi selama hampir 25 tahun.
Pada 1794, Volta menikahi Teresa Peregrini, yang mengangkat tiga anak,
Giovanni, Flaminio dan Zanino. Dalam menghormati karyanya, Volta dibuat
menghitung oleh Napoleon pada tahun 1810. Lebih jauh lagi, ia digambarkan pada
10.000 Lire Italia (tidak lagi dalam sirkulasi) bersama dengan sketsa terkenal
volta Pile.
Volta mulai belajar sekitar 1791, "listrik" hewan dicatat oleh Luigi Galvani ketika dua logam berbeda yang dihubungkan secara seri dengan kaki katak dan satu sama lain. Volta menyadari bahwa kaki katak menjabat baik sebagai konduktor listrik (elektrolit) dan sebagai detektor listrik. Dia diganti kaki katak oleh kertas direndam air garam-, dan mendeteksi aliran listrik dengan cara lain yang dia kenal dari studi sebelumnya. Dengan cara ini dia menemukan seri elektrokimia, dan hukum bahwa gaya gerak listrik (ggl) dari sebuah sel galvanik, yang terdiri dari sepasang elektroda logam yang dipisahkan oleh elektrolit, perbedaan antara dua elektroda potensi mereka. Ini dapat disebut Hukum Volta tentang seri elektrokimia.
Volta mulai belajar sekitar 1791, "listrik" hewan dicatat oleh Luigi Galvani ketika dua logam berbeda yang dihubungkan secara seri dengan kaki katak dan satu sama lain. Volta menyadari bahwa kaki katak menjabat baik sebagai konduktor listrik (elektrolit) dan sebagai detektor listrik. Dia diganti kaki katak oleh kertas direndam air garam-, dan mendeteksi aliran listrik dengan cara lain yang dia kenal dari studi sebelumnya. Dengan cara ini dia menemukan seri elektrokimia, dan hukum bahwa gaya gerak listrik (ggl) dari sebuah sel galvanik, yang terdiri dari sepasang elektroda logam yang dipisahkan oleh elektrolit, perbedaan antara dua elektroda potensi mereka. Ini dapat disebut Hukum Volta tentang seri elektrokimia.
Pada tahun 1800, sebagai hasil dari perselisihan profesional atas tanggapan galvanik dianjurkan oleh Galvani, dia menciptakan tumpukan volta, baterai listrik awal, yang menghasilkan arus listrik stabil. Volta telah menentukan bahwa pasangan yang paling efektif logam berbeda untuk menghasilkan listrik seng dan perak. Awalnya dia bereksperimen dengan sel individu dalam seri, setiap sel menjadi piala anggur diisi dengan air garam dimana dua elektroda berbeda adalah mencelupkan. Tumpukan volta menggantikan gelas dengan karton direndam dalam air garam.
Baterai
yang dibuat oleh Volta dikreditkan sebagai sel elektrokimia pertama. Ini
terdiri dari dua elektroda: yang terbuat dari seng, yang lain dari tembaga.
elektrolit adalah asam sulfat atau campuran air garam garam dan air. elektrolit
yang ada dalam bentuk 2H + dan SO42-. Seng, yang lebih tinggi dari tembaga dan
hidrogen dalam seri elektrokimia, bereaksi dengan sulfat bermuatan negatif.
(SO42-) Ion-ion hidrogen bermuatan positif (proton) menangkap elektron dari
tembaga, membentuk gelembung gas hidrogen, H2. Hal ini membuat seng batang
elektroda negatif dan tembaga batang elektroda positif.
Namun, sel ini memiliki beberapa kelemahan juga. Ini tidak aman untuk menangani, sebagai asam sulfat, bahkan jika encer, sangat berbahaya. Selain itu, kekuatan sel berkurang seiring waktu karena gas hidrogen tidak dirilis, mengumpulkan hanya pada permukaan elektroda seng dan membentuk penghalang antara logam dan larutan elektrolit. Sel primitif secara luas digunakan di sekolah-sekolah untuk menunjukkan hukum-hukum listrik dan dikenal sebagai baterai lemon.
Namun, sel ini memiliki beberapa kelemahan juga. Ini tidak aman untuk menangani, sebagai asam sulfat, bahkan jika encer, sangat berbahaya. Selain itu, kekuatan sel berkurang seiring waktu karena gas hidrogen tidak dirilis, mengumpulkan hanya pada permukaan elektroda seng dan membentuk penghalang antara logam dan larutan elektrolit. Sel primitif secara luas digunakan di sekolah-sekolah untuk menunjukkan hukum-hukum listrik dan dikenal sebagai baterai lemon.
Volta
pensiun di tahun 1819 dalam real di Camnago, sebuah frazione Como sekarang
disebut Volta Camnago setelah, di mana dia meninggal pada 5 Maret 1827. Ia
dimakamkan di Camnago Volta.. Warisan Volta dirayakan oleh Temple di tepi Danau
Como di pusat kota. Sebuah museum di Como, Gedung Voltian, telah dibangun untuk
menghormatinya dan pameran beberapa peralatan asli ia digunakan untuk melakukan
percobaan. Dekat Danau Como berdiri Olmo Villa, yang rumah Voltian Foundation,
sebuah organisasi yang mempromosikan kegiatan ilmiah. Volta dilakukan studi
eksperimental dan membuat penemuan pertama di Como. Atas jasanya, satuan beda
potensial listrik dinamakan volt.
5. Penemu Elektromagnet - William Sturgeon
Pada artikel kali ini kita akan
membahas tentang penemu elektromagnet yaitu William Sturgeon.
William Sturgeon berkebangsaan Inggris, yang lahir pada 22 Mei 1783 di
Whittington. Elektromagnetik ditemukan oleh Sturgeon pada tahun 1823. Sebelum
membahas lebih jauh tentang penemuan elektromagnetik, kita akan mengulas
sedikit perjalanan hidup Sturgeon. Orang tua Sturgeon memiliki pekerjaan yang
berbeda-beda, sang ayah bekerja sebagai pembuat sepatu, sedangkan sang ibu suka
berburu sehingga jauh dari keluarga. Sejak umur 10 tahun, Sturgeon bekerja
menjadi tukang sepatu, namun tidak lama kemudian ia masuk ke angkatan militer tentara.
Setelah masuk kedunia militer, ia mendapat inspirasi tentang kilat badai pada
saat kapal yang ia tumpangi terkena badai.
Sturgeon menjadi tertarik untuk mengetahui lebih banyak tentang alam. Pada tahun 1804 ia dipindah tugaskan royal artileri, disana ia banyak meminjam buku dan melakukan percobaan dengan menggunakan layang-layang yang diterbangkan untuk menerima sengatan listrik yang berasal dari petir. Karena percobaan tersebut, membuat Sturgeon menjadi terkenal di taruna. Setelah keluar dari militer, Sturgeon melanjutkan study filsafat alam dan kuliah malam jurusan fisika.
Sturgeon menjadi tertarik untuk mengetahui lebih banyak tentang alam. Pada tahun 1804 ia dipindah tugaskan royal artileri, disana ia banyak meminjam buku dan melakukan percobaan dengan menggunakan layang-layang yang diterbangkan untuk menerima sengatan listrik yang berasal dari petir. Karena percobaan tersebut, membuat Sturgeon menjadi terkenal di taruna. Setelah keluar dari militer, Sturgeon melanjutkan study filsafat alam dan kuliah malam jurusan fisika.
Setelah lulus Sturgeon diangkat
menjadi dosen ilmu fisika untuk East India Company’s Military Seminary di
Addiscombe, Surrey. Dengan menjadi dosen ia leluasa mendapatkan suntikan dana
yang digunakan untuk mengerjakan percobaan kelistrikan. Pada percobaan yang
dilakukan, Sturgeon membeli sebuah kumparan kawat pada batang besi yang adapt
di aliri listrik, dan hasilnya adalah aliran listrik pada batang besi tersebut
mampu menarik serbuk besi yang ada disekitarnya.
Dari percobaan tersebut Sturgeon menyadari bila aliran listrik dapat membentuk medan magnet yang terkonsentrasi pada inti besi. Selanjutnya, ia memamerkan elektromagnet temuannya tersebut pada acara seminar fisika, dan menunjukkan kekuatan medan magnet yang dapat mengangkat 9 pounds serta 7 ons potongan besi yang telah terbungkus oleh kawat, kekuatan tersebut diperoleh dari arus baterai tunggal.
Dengan penemuan tersebut, pada tahun 1825 Sturgeon mendapatkan penghargaan silver dari Royal Society of Art. Setelah berhasil menemukan elektromagnet, Sturgeon juga telah berhasil menemukan kompas modern yang dirancang dengan menggunakan elektromagnet. Sturgeon semakin aktif mengadakan seminar tentang temuannya, hingga pada tahun 1832 ia diangkat menjadi staff pembicara di Adelaide Gallery of Practical Science, London.
Saat menjadi staff pembicara pun ia tetap mendemonstrasikan tentang penggabungan motor listrik DC dengan komutator. Sturgeon mendirikan Journal Annals of Electrity, Magnestism dan kimia pada tahun 1836. Pada tahun itu pula ia telah berhasil menemukan Galvanometer, yaitu sejenis ammeter yang digunakan untuk alat mendeteksi dan mengukur arus listrik melalui kumparan dalam medan magnet.
Sturgeon dibantu dua temannya yaitu J.Peter Gssiot dan Charles Walker memiliki peranan dalam pendirian London Electrical Society pada tahun 1837. Pada tahun 1840 diusia tuanya, Sturgeon masih tetap aktif bekerja sebagai pengawas di Royal Victoria Gallery of Parcical Science yang ada di kota Manchester. Tetapi pada saat gallery tempatnya bekerja tersebut di tutup pada tahun 1942, Sturgeon hanya bekerja sebagai pembicara pada seminar dan mendemonstrasikan beberapa eksperimen yang pernah ia temukan. Sturgeon tutup usia pada tahun 1850 di usia 67 tahun di Prestwich, Lancashire, Inggris.
Dari percobaan tersebut Sturgeon menyadari bila aliran listrik dapat membentuk medan magnet yang terkonsentrasi pada inti besi. Selanjutnya, ia memamerkan elektromagnet temuannya tersebut pada acara seminar fisika, dan menunjukkan kekuatan medan magnet yang dapat mengangkat 9 pounds serta 7 ons potongan besi yang telah terbungkus oleh kawat, kekuatan tersebut diperoleh dari arus baterai tunggal.
Dengan penemuan tersebut, pada tahun 1825 Sturgeon mendapatkan penghargaan silver dari Royal Society of Art. Setelah berhasil menemukan elektromagnet, Sturgeon juga telah berhasil menemukan kompas modern yang dirancang dengan menggunakan elektromagnet. Sturgeon semakin aktif mengadakan seminar tentang temuannya, hingga pada tahun 1832 ia diangkat menjadi staff pembicara di Adelaide Gallery of Practical Science, London.
Saat menjadi staff pembicara pun ia tetap mendemonstrasikan tentang penggabungan motor listrik DC dengan komutator. Sturgeon mendirikan Journal Annals of Electrity, Magnestism dan kimia pada tahun 1836. Pada tahun itu pula ia telah berhasil menemukan Galvanometer, yaitu sejenis ammeter yang digunakan untuk alat mendeteksi dan mengukur arus listrik melalui kumparan dalam medan magnet.
Sturgeon dibantu dua temannya yaitu J.Peter Gssiot dan Charles Walker memiliki peranan dalam pendirian London Electrical Society pada tahun 1837. Pada tahun 1840 diusia tuanya, Sturgeon masih tetap aktif bekerja sebagai pengawas di Royal Victoria Gallery of Parcical Science yang ada di kota Manchester. Tetapi pada saat gallery tempatnya bekerja tersebut di tutup pada tahun 1942, Sturgeon hanya bekerja sebagai pembicara pada seminar dan mendemonstrasikan beberapa eksperimen yang pernah ia temukan. Sturgeon tutup usia pada tahun 1850 di usia 67 tahun di Prestwich, Lancashire, Inggris.
Ia pernah menikah dua kali dan
mengadopsi seorang anak perempuan. Demikian ulasan tentang penemu
elektromagnet yaitu William Sturgeon. Semoga segala kerjakerasnya dapat
menginspirasi kita untuk terus berusaha menemukan sesuatu yang dapat berguna
untuk orang banyak.
6. Penemu Sinar Rontgen (X-ray) - Wilhelm Conrad Rontgen
Sinar
rontgen atau sinar X merupakan sebuah teknologi yang banyak dikenal dan
digunakan dalam dunia medis atau dunia kedokteran. Alat Rontgen atau Sinar
X-ray banyak difungsikan sebagai alat diagnosis atau dalam bahasa medis disebut
sebagai photo Rontgen. Dengan alat ini, penyaki-penyakit seperti patah tulang
dapat dideteksi dengan mudah. Kebanyakan alat ini digunakan untuk mengetahui
bagian dalam tubuh manusia seperti paru-paru.. Kali ini kita akan membahas
tentang penemu sinar rontgen – Wilhelm Conrad Rontgen. Wilhelm Conrad
Rontgen merupakan seorang ahli fisika yang lahir di Lenep, Jerman, pada tahun
1845.
Rontgen merupakan anak yang cerdas, di usia 24 tahun, ia telah mendapat gelar doktor dari Universitas Zurich. Rontgen berhasil menemukan sinar rontgen pada tahun 1895, saat melakukan eksperimen dengan menggunakan sinar katoda. Ketika ia sedang melakukan penelitian, ia melihat sinar fluoresensi muncul dari krostal barium platinosianida dalam tabung Crookes- Hittorf.
Setelah
tabung tersebut di tutup dengan karton hitam dan memasang elektroda pada
lembaran ruhmkorff untuk dapat menghasilkan muatan elektrostatis, lalu ia
menggelapkan ruangan tersebut untuk menguji transparasi karton hitam tersebut.
Saat lembaran ruhmkorff melewati tabungnya, ia melihat bila karton tersebut
tidak sesuai dan ia menyadari adanya cahaya lemah dari tabung tersebut. Setelah
melakukan beberapa kali percobaan, ia menemukan bila cahaya tersebut berasal
dari barium platinocyde yang akan digunakan selanjutnya.
Setelah berminggu-minggu melakukan percobaan, ia berhasil mengambil foto tangan sang istri dengan menggunakan sinar X. setelah dilakukan penyempurnaan, maka ia mematenkan penemuannya tersebut dan mulai dipublikasikan, Rontgen mendapatkan penghargaan nobel pada tahun 1901. Penemuan sinar tersebut sangat bermanfaat bagi dunia kedokteran, karena sinar X dapat digunakan untuk memeriksa bagian tubuh manusia.
Setelah berminggu-minggu melakukan percobaan, ia berhasil mengambil foto tangan sang istri dengan menggunakan sinar X. setelah dilakukan penyempurnaan, maka ia mematenkan penemuannya tersebut dan mulai dipublikasikan, Rontgen mendapatkan penghargaan nobel pada tahun 1901. Penemuan sinar tersebut sangat bermanfaat bagi dunia kedokteran, karena sinar X dapat digunakan untuk memeriksa bagian tubuh manusia.
Rontgen
terus melakukan penelitian, hingga akhirnya menemukan sifat dari sinar Rontgen
yaitu sifat fisika dan kimianya, namun ada sifat biologi yang tidak diketahui
oleh Rontgen yaitu dapat merusak sel yang hidup di dalam tubuh manusia. Surat
kabar malam di London mengatakan bila sinar tersebut tidak sopan, karena dapat
melihat bagian tubuh orang lain sehingga seperti menelanjangi orang lain.
Pada satu dasawarsa, banyak pionir yang menggunakan sinar Rontgen menjadi korbannya, kelainan tersebut dapat membuat kulit menjadi hitam dan rambut rontok, bila diterus disinari maka dapat menimbulkan tumor kulit atau tumor ganas. Selama dasawarsa barulah diketahui bila puluhan ahli radiologi telah menjadi korban sinar tersebut. Setelah diketahui bila sinar Rontgen dapat merusak sel, pada kongres Internasional Radiologi di Kopenhage, pada tahun 1953 telah membentuk The International Committee on Radiation Protection yang menetapkan beberapa peraturan dalam proteksi radiasi, sehingga tidak akan membahayakan kesehatan saat menggunakan sinar Rontgen.
Pada satu dasawarsa, banyak pionir yang menggunakan sinar Rontgen menjadi korbannya, kelainan tersebut dapat membuat kulit menjadi hitam dan rambut rontok, bila diterus disinari maka dapat menimbulkan tumor kulit atau tumor ganas. Selama dasawarsa barulah diketahui bila puluhan ahli radiologi telah menjadi korban sinar tersebut. Setelah diketahui bila sinar Rontgen dapat merusak sel, pada kongres Internasional Radiologi di Kopenhage, pada tahun 1953 telah membentuk The International Committee on Radiation Protection yang menetapkan beberapa peraturan dalam proteksi radiasi, sehingga tidak akan membahayakan kesehatan saat menggunakan sinar Rontgen.
Peraturan
tersebut berisi tentang menjauhkan diri dari sumber sinar, bila mengharuskan
berdekatan harus menggunakan sarung tangan, rok, jas, berlapis timah hitam,
mengadakan pengecekan secara berkala dengan menggunakan film-badge dan lain
sebagainya. Rontgen meninggal pada 10 Februari 1923, karena penyakit karsinoma
usus, namun penyakit tersebut bukan disebabkan karena pemaparan radiasi sinar
X, karena ia selalu menggunakan pelindung saat melakukan eksperimen.
7. Penemu Antena - Hidetsugu Yagi
Penemu.co - Pada
tanggal 28 Januari yang lalu, Google merayakan ulang tahun yang ke 130 dari si
penemu antena yang bernama Hidetsugu Yagi. Dunia mengenal Hidetsugu Yagi
sebagai penemu dari antena. Bersama dengan Shintaro Uda, Hidetsugu berhasil
membuat antena yang banyak digunakan untuk televisi dan radio. Melihat namanya
anda sudah pasti dapat menebak asal penemu antena ini. Dia berasal dari Jepang.
Hidetsugu Yagi dilahirkan pada tanggal 28 Januari 1886 di Osaka. Sejak kecil ia
beliau sudah menyukai dunia elektronika. Itulah yang menjadikan ia kemudian
memilih jurusan listrik di universitas Imperial Tokyo dan pada tahun 1909, ia
kemudian berhasil menjadi insinyur listrik.
Sejarah Penemuan Antena.
Sejarah Penemuan Antena.
Karena kecerdasannya, ia kemudian
bekerja di kampusnya dan kemudian pada tahun 1913, ia kemudian berangkat ke
Inggris untuk belajar mengenai kelistrikan dan kemudian ia juga ke Amerika dan
terakhir ke Jerman. Di Jerman, ia melakukan penelitian mengenai generasi
gelombang listrik dengan menggunakan teknologi wireless. Dalam penelitiannya
tersebut, Hidetsugu Yagi menemukan gelombang listrik dapat dihantarkan dalam
kondisi tertentu. Inilah yang kemudian menjadi cikal bakal dari penemuan
antena. Selanjutnya dengan bantuan seseorang bernama Shintaro Uda mereka
mencoba mengembangkan sebuah alat dari hasil penelitian Hidetsugu tersebut.
Tahun 1926 di laboratorium, Hidetsugu Yagi yang dibantu rekannya Shintaro Uda berhasil menemukan antena pertama di dunia yang kemudian dinamakan dengan Antena Yagi. Nama Yagi berasal dari nama belakang Hidetsugu Yagi. Antena tersebut ia patenkan dengan nama 'Yagi Antenna' dengan nomor paten 69115. Kemudian pada tahun 1930 setelah menemukan antena, Hidetsugu Yagi kembali ke negara asalnya yaitu Jepang.
Tahun 1926 di laboratorium, Hidetsugu Yagi yang dibantu rekannya Shintaro Uda berhasil menemukan antena pertama di dunia yang kemudian dinamakan dengan Antena Yagi. Nama Yagi berasal dari nama belakang Hidetsugu Yagi. Antena tersebut ia patenkan dengan nama 'Yagi Antenna' dengan nomor paten 69115. Kemudian pada tahun 1930 setelah menemukan antena, Hidetsugu Yagi kembali ke negara asalnya yaitu Jepang.
Di Jepang, Hidetsugu mengenalkan benda hasil penemuannya ke masyarakat. Namun antena hasil temuan Hidetsugu Yagi kurang mendapat perhatian dari masyarakat, terutama akademisi Jepang. Hal ini disebabkan karena mereka ketika itu kurang paham megenai komunikasi enginering. Namun diluar Jepang, Antena temuan Hidetsugu Yagi banyak mendapat pujian dari negara negara Eropa dan Amerika ketika itu.
Dengan adanya antena dapat
memudahan gelombang elektromagnetik menjadi terarah. Hidetsugu Yagi sendiri
menjadi Direktur Fakultas Ilmu Industri Universitas Tokyo pada tahun 1942 dan
kemudian menjadi direktur Jenderal Institut Teknologi pada tahun 1944 dan
kemudian Direktur Jenderal OSaka Imperial University pada tahun 1946. Kemudian
di tahun 1952, Hidetsugu Yagi menjadi presiden Established Yagi Antenna
Inc, dan di tahun 1961 ia kemudian pensiun sebagai presiden di perusahaan
tersebut. dan di tahun 1976, Hidetsugu Yagi meninggal dunia saat ia berusia 89
tahun meninggalkan penemuan yang bermanfaat bagi manusia. Saat ini antena
sangat berguna dan banyak digunakan oleh jutaan masyarakat di seuruh dunia. Hal
ini memperlihatkan pentingnya temuan Hidetsugu Yagi ini.
Penemu Scanner - Ray Kurzweil
Penemu.co -
Scanner merupakan benda yang paling banyak digunakan di perkantoran sekolah
ataupun di laboratorium. Penemu Scanner adalah Ray Kurzweil. Scanner
(pemindai) merupakan salah satu benda elektronik yang memiliki fungsi sama
seperti mesin Fotokopi, perbedaan mendasar antar mesin fotokopi dan scanner
hanyalah pada hasil cetakannya dimana mesin fotokopi hasil cetakannya dapat
dilihat pada kertas sedangkan scanner hasilnya berupa hasil digital yang dapat
dilihat di layar monitor namun dapat di modifikasi atau disimpan ataupun juga
dicetak.
Apa fungsi Scanner?
Scanner fungsinya saat ini sangat
penting untuk mendukung aktifitas kerja. Dengan Scanner, sebuah bentuk benda
dapat dipindai kemudian ditampilkan dalam layar monitor kemudian dapat diolah
ataupun langsung dicetak. Kebanyakan saat ini, scanner paling banyak digunakan
untuk memindai dokumen, gambar, suhu, atau gelombang. Hasil dari scanner
disajikan dalam data digital, namun sekarang ini, scanner memiliki teknologi
yang berbeda-beda tergantung tujuan penggunaan scanner tersebut.
Penemuan Scanner oleh Ray Kurzweil
Sejarah
scanner dimulai dari seseorang bernama Ray Kurzweil yang kemudian dikenal
sebagai penemu dari Scanner (alat pemindai). Ray Kurzweil merupakan seorang
ilmuwan asal Amerika Serikat yang menciptakan sebuah alat pemindai yang diberi
nama Omni-Font OCR (Optical Character Recognation) Technology. Dengan
alat buatannya beserta perangkat lunaknya, teks yang ada dalam sebuah dokumen
atau objek dapat dikenali kemudian diubah menjadi data dalam bentuk teks.
Selain Scanner bernama Omni-Font OCR, Ray Kurzweil juga mengembangankan alat untuk membaca bagi tunanetra serta kemudian ia juga menciptakan alat dari teks ke suara dan juga alat bernama Kurzweil K250 music synthesizer yang mampu mensimulasikan suara piano dan alat musik lainnya.
Selain Scanner bernama Omni-Font OCR, Ray Kurzweil juga mengembangankan alat untuk membaca bagi tunanetra serta kemudian ia juga menciptakan alat dari teks ke suara dan juga alat bernama Kurzweil K250 music synthesizer yang mampu mensimulasikan suara piano dan alat musik lainnya.
Model Scanner 3D Tercanggih
saat ini
|
Banyaknya hasil penemuannya
kemudian Ray Kurzweil banyak menerima penghargaan, seperti National Medal of
Technology and Innovation pada tahun 1999 atas jasanya dalam bidang teknologi
dan inovasi serta Medali kehormatan tertinggi dalam bidang teknologi yang
diberikan oleh Presiden Bill Clinton di Gedung Putih, dan juga penerima dana
$500.000 dari Lemelson-MIT Prize. Beberapa media bahkan menjulukinya sebai
seorang jenius yang gelisah, si mesin berfikir, bahkan majalah bernama Inc
menjulukinya sebagai pewaris sah Thomas Alva Edison.
Penemuan scanner oleh Ray
Kurzweil kemudian mendorong perkembangan teknnologi scanner hingga saat ini.
Dimana bentuk alat scanner saat ini sudah memiliki ukuran dan bentuk berbagai
macam dan mampu memindai objek lebih baik dan cepat seperti scanner tiga
dimensi.
Ada beberapa jenis scanner yang
berkembang sekarang ini , yaitu :
- Pemindai gambar
- Pemindai barcode
- Pemindai sinar-X
- Pemindai cek
- Pemindai logam
- Pemindai Optical Mark Reader (OMR)
Berdasarkan
cara penggunaan scanner terdiri dari 2 jenis yaitu :
- Hand Held scanner
- Scanner yang pemakainanya menggunakan tangan untuk menggerakkan scanner yang nantinya akan menscan object yang akan di scan. Scanner jenis ini banyak digunakan padasupermarket, mall, minimarket, dan tempat lainnya yang digunakan untuk menscan harga barang dan menscan barkode.
- Flat bed Scanner
- Scanner yang penggunaannya dengan cara meletakkan objek yang akan discan diantara lensa sensor dan cover dan biasanya banyak dipakai di perkantoran untuk menscan dokumen, teks, image, photo, dan dokumen lainnya.










